Belajar Automation Testing Dengan Selenium IDE

Written by Hilmi Hidayat, published on 30 October, 2020 Belajar Automation Testing Dengan Selenium IDE

Belajar Selenium IDE - Selenium merupakan salah satu tools yang sangat membantu bagi seorang QA (Quality Assuranse) Engineer atau tester. Tools Selenium IDE ini bisa kita temukan di extension di web browser seperti chrome ataupun mozila firefox.

Di artikel kali ini, kita akan sama-sama belajar melakukan pengujian proyek website dengan menggunakan tools selenium IDE.

belajar web automation testing dengan selenium IDE

Baiklah langsung saja kita memasang terlebih dahulu extension selenium IDE di web browser. Silahkan klik disini untuk menuju ke webstore google chrome. Link tersebut akan membawa Anda ke tampilan seperti gambar di atas. Selanjutnya klik Tambahkan ke Chrome, nanti akan ada dialog pop up langsung klik add extension untuk menambahkan ekstensi selenium IDE di chrome web browser.

belajar selenium

OK, ekstensi selenium IDE sudah berhasil terpasang. Sekarang coba langsung klik ekstensi selenium tersebut.

Belajar Web Test Automation Dengan Selenium IDE

Gambar di atas merupakan tampilan awal ketika kita menekan icon ekstensi Selenium IDE. Pada step ini, silahkan langsung saja klik Create a new project untuk membuat proyek baru di selenium IDE.

Belajar Web Test Automation Dengan Selenium IDE

Selanjutnya silahkan isi form project name dengan nama proyek yang akan Anda kerjakan. Pada contoh ini saya akan membuat nama project name Laniaga karena di artikel ini saya akan mencoba web automation testing di project website toko online laniaga.com.

Belajar Web Test Automation Dengan Selenium IDE

Secara default kita sudah dibuatkan test case oleh selenium dengan nama untitled. Rename test case tersebut dengan cara klik 3 titik di test case untitled, kemudian klik rename. Silahkan berikan nama test case Anda, di percobaan ini saya akan mencoba melakukan pengujian di case menambahkan produk di keranjang belanja maka untuk test case name nya akan saya beri nama add to cart (seperti gambar di atas). Jika sudah, langsung klik button rename.


Selesai membuat test case name, sekarang masukkan URL dari test case yang Anda buat. Karena pada percobaan ini saya mencoba fitur add to cart maka URL yang saya masukkan adalah URL yang akan membawa kita langsung ke halaman produk tersebut. Setelah URL form sudah terisi, selnjutnya klik icon REC di samping kanan atas untuk melakukan rekaman testing. Dengan menekan icon REC, Anda akan langsung diarahkan ke halaman sesuai dengan URL yang Anda masukkan.